Tingkatkan Wawasan dan Lestarikan Warisan Sejarah Bangsa, Mustani Sambangi Museum Multatuli dan Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama

BOGOR – Dalam rangka studi pengelolaan museum dan pelestarian cagar budaya, Tim Museum Tanah dan Pertanian (Mustani) beberapa waktu yang lalu melakukan kunjungan ke Museum Multatuli dan Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama, Kabupaten Lebak. Kegiatan ini bertujuan memperkuat wawasan tentang tata kelola museum, pelayanan pengunjung, serta pengelolaan koleksi budaya sebagai bagian dari upaya menjaga warisan sejarah bangsa.


Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menegaskan pentingnya menjaga dan merawat warisan budaya sebagai bagian dari identitas bangsa.

“Pelestarian sejarah dan budaya merupakan tanggung jawab bersama. Melalui pembelajaran dan kolaborasi seperti ini, kita dapat memperkuat nilai-nilai kebangsaan sekaligus mewariskan pengetahuan kepada generasi mendatang,” ujarnya.

Sementara, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti mengatakan bahwa ada beberapa poin yang merupakan Asta Cita Presiden Prabowo, yaitu memperkuat pembangunan SDM sektor pertanian.

“Sebagai bagian dari BPPSDMP, Mustani memiliki peran strategis dalam mendukung penguatan pembangunan sektor pertanian, khususnya dalam mendorong terwujudnya swasembada pangan nasional”, ujarnya.

Kepala Mustani, Anes Nasrullah, menyambut baik kegiatan tersebut sebagai upaya memperluas pembelajaran dan berbagi pengalaman dengan museum lain guna mendukung pembenahan serta peningkatan kualitas pengelolaan di Mustani.

Dian Sri Mardini selaku Ketua Tim Kerja Pengelolaan Koleksi Mustani saat melakukan kunjungan ke Museum Multatuli, Kabupaten Lebak, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Museum Multatuli, Baidilah Muchtar atas sambutan hangat serta penerimaan yang diberikan kepada Tim Mustani.

Dalam kesempatan tersebut, Dian menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari berbagai aspek pengelolaan museum, mulai dari tata kelola koleksi, sistem pelayanan pengunjung, mekanisme tiket masuk, hingga strategi pengembangan museum sebagai sarana edukasi dan wisata sejarah.
Usai sesi diskusi, Tim Mustani juga diajak meninjau langsung fasilitas pendukung serta penataan koleksi yang ada di Museum Multatuli sebagai bagian dari proses pembelajaran dan penguatan pengelolaan museum di Mustani.

Sementara itu, saat melakukan kunjungan ke Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama, Tim Mustani berkesempatan meninjau langsung berbagai koleksi, bangunan bersejarah, laboratorium, serta ruang penyimpanan koleksi yang digunakan dalam proses perawatan dan pelestarian benda cagar budaya.

Dalam kunjungan tersebut, tim juga melakukan diskusi bersama pengelola museum terkait tata kelola koleksi, sistem pelayanan kepada pengunjung, serta mekanisme pemeliharaan dan pelestarian situs bersejarah.

Disela rangkaian kegiatan, rombongan turut mengunjungi Museum Banten guna menambah wawasan mengenai koleksi dan sejarah Banten yang dipamerkan.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin pertukaran pengalaman dan pengetahuan yang dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan museum serta memperkuat upaya pelestarian warisan budaya di Indonesia. (RF/NF)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *