Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional, Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian melaksanakan kegiatan pembentukan Brigade Pangan (BP) di Kabupaten Garut pada tanggal 8–11 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Kecamatan Banjarwangi, Cisurupan, dan Kadungora.
Kegiatan diawali pada Senin, 8 Desember 2025, dengan persiapan internal di Kantor Mustani berupa penyusunan bahan sosialisasi, penyesuaian dengan petunjuk teknis, serta penyusunan berita acara dan Surat Keputusan pembentukan Brigade Pangan.


Pada Selasa, 9 Desember 2025, pembentukan Brigade Pangan dilaksanakan di Kecamatan Banjarwangi. Acara dihadiri oleh perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Garut, unsur kecamatan, TNI/Polri, penyuluh pertanian, kepala desa, kepala kelompok tani, serta calon anggota Brigade Pangan. Dalam kegiatan tersebut disampaikan bahwa Brigade Pangan merupakan kelembagaan pertanian baru yang melibatkan petani milenial untuk mengoptimalkan lahan pertanian, khususnya lahan optimasi (oplah), serta meningkatkan indeks pertanaman dan produksi padi. Pada kesempatan ini terbentuk Brigade Pangan “Batu Wangi Jembar.”


Kegiatan dilanjutkan pada Rabu, 10 Desember 2025, di Kecamatan Cisurupan yang mewakili wilayah Cisurupan dan Sukaresmi. Melalui musyawarah bersama unsur pemerintah daerah, penyuluh, dan calon pengurus, dibentuk Brigade Pangan “Papandayan Berkah Sauyunan.” Brigade Pangan ini diharapkan menjadi motor penggerak pertanian modern dan berkelanjutan berbasis generasi muda.


Selanjutnya, pada Kamis, 11 Desember 2025, pembentukan Brigade Pangan dilaksanakan di Kecamatan Kadungora dengan melibatkan tujuh desa penerima program oplah. Kegiatan ini menghasilkan terbentuknya Brigade Pangan “Kadungora Maju Bersinar.” Brigade Pangan ini diarahkan untuk mengelola lahan oplah seluas lebih dari 150 hektare guna meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.


Melalui pembentukan Brigade Pangan di Kabupaten Garut, diharapkan dapat mendorong regenerasi petani, meningkatkan pemanfaatan lahan pertanian, serta memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.


Tinggalkan Balasan